Tampilkan postingan dengan label PAI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PAI. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Agustus 2019

Tanda-Tanda Kiamat

Tanda-Tanda Kiamat - Segala persoalan di dunia tidak lah abadi, demikian juga dengan alam semesta. Kiamat juga menjadi perdebatan yang tidak ada habisnya. 


Walaupun perkiraan kiamat tersebut tidaklah benar, namun tetapi sebagian banyak orang yang menyakini kiamat sudah dekat. Sampai sekarang ini tidak ada ilmu yang bisa menetapkan kapan hari kiamat atau hari akhir itu akan datang. 

Iman kepada hari kiamat dalam agama islam merupakan termasuk bagian dari rukun islam. Berikut beberapa tanda-tanda pada hari kiamat atau hari akhir, yaitu : 
Asap 

Tanda kiamat besar ini adanya asap yang muncul atau dukhan yang akan keluar akan menyebabkan penyakit misalnya seperti flu di bagian orang-orang yang beriman dan akan membunuh semua orang yang kafir. 
Binatang Besar 

Dalam ayat Al-Quran juga sudah dijelaskan akan ada binatang besar yang muncur di bumi untuk memperlihatkan adanya kekuasaan Allah. 

“Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka bahwa sesungguhnya manusia tidak yakin kepada ayat-ayat Kami.” (Qs. An-Naml ayat 82) 
Terbitnya Matahari dari arah barat 

Tanda-tanda kiamat besar berikut ini yaitu matahari akan timbul dari arah matahari terbenam. 
Kabut 

Seperti yang dimaksud dengan dukhan dalam ayat QS. Ad-Dukhan: 10-11 adalah kabut tebal yang menutupi antara langit dan bumi yang timbul sebelum hari akhir datang yang juga akan mengambil nafas orang-orang kafir, sampai mereka nyari tercekik. Sementara orang-orang yang mukmin seperti merasakan pilek. Kabut yang dimaksud ini juga akan terjadi di muka bumi selama empat puluh hari. 
Munculnya Binatang yang Bisa Berbicara dengan Manusia 

Tanda ini dalam artian binatang dari dalam bumi yang bisa berbicara pada manusia dengan bahasa yang lancar yang juga bisa dimengerti dengan semua makhluk yang mendengarnya. Dabbar itu juga yang akan mengabarkan kepada mereka bahwasannya dulu manusia tidak mengimani ayat-ayat Allah. Dabbah juga akan muncul di hari akhir pada waktu manusia terjadi kebobrokan, mereka yang membiarkan perintah-perintah Allah SWT dan mengubah agama yang benar 
Munculnya al-Masih Dajjal 

Dinamai al-A’war ad-Dajjal dikarekana dirinya buta sebelah pada mata kanan. Fitnah ad-Dajjal merupakan fitnah terbesar yang akan menjatuhkan orang-orang di akhir zaman. Dia tidak hanya mengaku sebagai Nabi, bahkan akan mengaku juga sebagai Tuhan.

Senin, 03 Desember 2018

Pengertian, Tujuan dan Konsep Pendidikan Islam

Pengertian, Tujuan dan Konsep Pendidikan Islam - Pengertian dari kata pendidikan adalah sebuah usaha pembelajaran pengetahuan, keterampilan dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi selanjutnya melalui proses pembelajaran. 


Namun kali ini yang akan dibahas adalah pendidikan islam. Beberapa ahli memiliki pendapatnya sendiri mengenai definisi pendidikan islam. Berikut adalah uraiannya : 

1. Asy-Syaibany (1979) 

Menurut Asy-Syaibany pengertian pendidikan islam adalah uatu bentuk proses belajar yang pada intinya mampu mengerak atau mengubah tingkah laku setiap individu, masyarakat, dan alam yang ada sekitarnya, dengan metode pengajaran sebagai aktivitas asasi dan juga dipergunakan sebagai profesi. 

2. Dr. Muhammad S A Ibrahimy 

Menurut beliau pengertian pendidikan islam adalah sistem atau metode pendidikan yang dilakukan untuk mendorong seseorang agar dapat mengarahkan lengkah kehidupan yang dijalani, sehingga sesuai dengan cita-cita islam dan ajaran islam. 

3. Abuddin Nata 

Menurut Abuddin Nata pengertian pendidikan Islam adalah suatu bentuk bimbingan yang dilakukan secara sadar oleh tenaga pendidik, sehingga mengajarkan pengatahuan yang sehat, baik jasmani dan rohani sesuai dengan ajaran dalam Islam. 
Tujuan Pendidikan Islam 

Pendidikan islam pada mulanya diajarkan oleh Para nabi dan Rasul dengan tujuan untuk membina kaum muslim menjadi pribadi yang memiliki jiwa yang kuat dan dipersiapkan untuk menjadi masyarakat islam, Mubaligh dan pendidik yang baik. 

Setelah era kenabian berakhir pendidikan islam memiliki beberapa tujuan sebagai berikut : 

1. Mewujudkan manusia yang memiliki kepribadian Islam 

2. Melatih serta membimbing peserta didik agar menguasai Tsaqofah 

3. Melatih serta membimbing peserta didik agar menguasai ilmu kehidupan; Ilmu pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) 

4. Melatih serta membimbing peserta didik agar memiliki keterampilan yang memadai 

Adapun pendapat dari Hasan Langgulung mengenai pendidikan Islam. Menurutnya tujuan-tujuan pendidikan islam harus mampu mengakomodasikan tiga fungsi utama dari agama, yakni : 
  • Fungsi Spiritual : fungsi yang berkaitan dengan akidah dan iman 
  • Fungsi Psikologis : fungsi ini berkaitan dengan tingkah laku individual, termasuk nilai-nilai akhlak yang mengangkat derajat manusia ke derajat yang lebih sempurna 
  • Fungsi Sosial : fungsi ini berkaitan dengan aturan-aturan yang menjadi penghubung satu individu dengan individu lain dalam bermasyarakat. 
Tiga hal diatas menegaskan tujuan pendidikan islam harus berpijak pada nilai-nilai Islam itu sendiri. 
Konsep Pendidikan Islam 

Pengertian konsep sendiri adalah ide umum yang tersusun rapih untuk diterapkan secara terencana dalam kehidupan nyata. Untuk mencapai satu tujuan, konsep-konsep ini harus saling berkaitan antara satu dengan yang lain. 

Berikut ini adalah 3 konsep pendidikan islam beserta penjelasannya : 

1. Tarbiyah : proses yang terkait dengan aktivitas yang bersifat fisik (jasmani) yaitu memberi makan anak supaya dapat tumbuh, memelihara dan mengasuh anak. Konsep ini mengacu pada segala sesutau yang dapat tumbuh. 

2. Ta’lim : proses penanaman pengetahuan, pemahaman, pengertian tanggung jawab dan amanah, sehingga terjadi pembersihan diri dari segala kotoran dan menjadikan diri seseorang dalam kondisi yang siap untuk menerima hikmah serta mempelajari hal-hal yang belum diketahuinya serta berguna bagi dirinya. 

3. Ta’dib : proses penanaman dan penyemaian adab ke dalam diri seseorang.

Selasa, 30 Oktober 2018

Pengertian Dan Manfaat Berdzikir

Pengertian Dan Manfaat Berdzikir - Melalui artikel kami kali ini akan membahas tentang pengertian dan manfaat dari Berdzikir. 

Menurut konteks bahasa, yang dimaksud dengan Dzikir atau berdzikir adalah sebuah cara atau media yang bertujuan untuk menyebut dan mengingat nama Allah dalam ajaran agama Islam. Juga semua hal dan bentuk serta kegiatan yang memiliki tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah dinamakan dengan Dzikir. 


Contohnya adalah melakukan shalat atau lebih mengkhusus adalah pikiran yang terfokus untuk mengingat Allah secara lisan atau hanya di dalam hati saja. Seperti tertulis dalam dalil – dalil berdzikir / QS. Al Ahzab : 41 dan QS. Al Baqarah : 152. ‘Siapa yang suka bersenang – senang di taman – taman sorga maka wajib memperbanyak Dzikir’ – (HR. Thabrani). 

Baca Juga :

Nah untuk memudahkan anda dalam mengingat Dzikir maka para ulama mempermudah cara dengan memberikan masing – masing sebutan untuk Dzikir yang bermanfaat dalam kondisi – kondisi tertentu sebagai berikut : 
  1. Basmalah artinya ucapkan rasa syukur ketika anda hendak memulai sesuatu. 
  2. Hamdalah / Tahmid artinya diucapkan setiap anda akan mengakhiri sesuatu. 
  3. Istiqfar artinya diucapkan saat anda melihat dan mendengar sesuatu yang tak diinginkan atau memohon ampun. 
  4. Hauqalah artinya diucapkan saat anda dalam kondisi marah / membenci. 
  5. Al-Masyiah artinya pengucapan jika anda ingin mengerjakan sesuatu yang besar. 
  6. Tahlil / Syahadah adalah ucapan saat anda memiliki atau memasukkan orang yang non Muslim ke dalam agama Islam / bacaan wajib dilakukan untuk orang Muslim dalam melakukan shalat. 
  7. Tasbih artinya pengucapan saat anda melihat atau mendengar kekuasaan Allah. 

Nah pemberi terhadap nama – nama dalam Dzikir pada umumnya diberikan kepada orang – orang yang pertama kali memperoleh Dzikir atau mereka yang sedang menyusun Dzikir – Dzikir dalam sebuah susunan standar contohnya adalah Hijib Nawawi Dzikir karya Syeikh Nawawi Al-Bantany. 

Faidah Dalam Melakukan Dzikir 

Masing – masing Dzikir yang sedang dibaca oleh seseorang memiliki manfaat luarbiasa besar baik itu di dunia dan akhirat. Di dunia, Dzikir bisa difungsikan sebagai bahan untuk renungan dan menenangkan jiwa dimana aplikasinya adalah taqwa. Khususnya di akhirat akan memperoleh pahala besar dan bisa masuk sorga. 

Menurut beberapa ahli kebathinan / ahli Hikmah, orang yang suka berdzikir dengan fokus pikiran dan khusyuk serta menggunakan ritual – ritual tertentu maka Dzikir akan memiliki pengaruh besar pada jiwa dan raganya sehingga seseorang tersebut jasadnya menjadi kuat atau dapat pahala dan kehidupannya melambung ke atas. 

Semoga bermanfaat !

Baca Juga :

Kamis, 25 Oktober 2018

Pengertian, Jenis Dan Fungsi Ilmu Kalam

Pengertian, Jenis Dan Fungsi Ilmu Kalam - ilmu kalam secara etimologi berarti pembicara, lebih jelasnya pembicara yang memiliki penalaran atau logika yang tinggi diatas orang-orang pada umumnya. Karena itu ciri-ciri dari orang kalam menpunyai logika dan rasionalitis yang tinggi. Kata kalam berasal dari yunani kuno yang berarti pembicara. 



Menurut penjelasan ibnu kaldun, ilmu kalam adalah ilmu tentang alasan-alasan yang logis untuk mempertahankan suatu kepercayaan imam dan mengunakan dalil yang jelas yang berisi bantahan kepada orang yang tidak sesuai dengan kepercayaan ahli sunah. 

Baca Juga :
Menurut penjelasan muhamad abduh, ilmu kalam adalah ilmu yang tentang bentuk allah, sifat wajib yang ada padaNya. Ilmu kalam juga menbahas tentang adanya rasul-rasul Allah yang menetapkan kebeneran risalahnya, 

Jenis-jenis ilmu kalam 

1. Ilmu tauhid, ialah ilmu yang menbahas wujud Allah, sifat Allah dan menbahas dalil-dalil untuk menbuktikan adanya kebenarannya, serta menbahas dalil sam’iyat untuk mempercayai sesuatu dengan lebih yakin. Dinamkan ilmu karena ada sebabnya, pembahasan tentang keesaan Allah. 

2. Ilmu Aqa’id, ialah kerpercayaan yang kuat dalam hati atau pandangan seseorang dalam jiwa manusia dan yakin akan kebenaran, sehingga tidak akan mudah lari dari ajarannya. Ilmu aqa’id yang artinya kesimpulan atau buhul. 

3. Ilmu usuluddin, ialah ilmu tentang prinsip dalam ajaran agama dengan mengunakan dalil qat’iyyah dan rasionalitas. Nama usuluddin yang berarti objek bahasan utamanya sebagi dasar-dasar agama dan menjadi ajaran pokok 

Fungsi Ilmu Kalam 

Ada beberapa fungsi dari ilmu kalam. 
  • Menjaga keaslian dari dasar-dasar agama dan menberikan dasar dari argumentasi yang kuat. 
  • Menberikan petunjuk dan arahan untuk orang yang sedang dalam masalah, terutama jika agama islam bertentangan dengan teologi ajaran agama lain. 
  • Menjadi dasar bagi ilmu-ilmu syariah 
  • Menjada kesucian dan niat dari seseorang yang akan berbuat maksiat dan menjadi perbuatan yang bahagia dunia dan akhirat 
  • Menjadi pijakan dan menguatkan nilai ajaran agama menjadi tiga pilar yaitu yang pertama imam sebagai akidah, yang kedua islam sebagai manifestasi syariat, muamalah dan ibadah, dan yang ketiga ihsan sebagai akhlak,
Baca Juga :