Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Juli 2019

Faktor Yang Mempengaruhi Kebutuhan Primer

Faktor Yang Mempengaruhi Kebutuhan Primer - Pengertian Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang paling utama yang harus dipenuhi. Karena jika kita tidak memenuhinya maka akan mempengaruhi kelangsungan hidup kita. 



Contohnya saja pakaian, kita mungkin saja tidak bisa bertahan hidup ketika hujan lebat mauapun salju yang lebat sedang turun sedangkan kita tidak memiliki pakaian yang layak, maka mungkin saja kita akan mati karena kedinginan. Kali ini kita akan belajar tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan primer

1. Usia Manusia 

Kahidupan manusia di dunia ditentukan oleh panjang pendeknya usia mereka disana. Walaupun sudah ketentuan tuhan dan rahasia tuhan tentang umur manusia, tetapi tuhan sudah mengajarkan kepada kita untuk menjaga tubuh tetap sehat hingga tidak mudah terserang penyakit. Salah satunya adalah makan-makanan yang baik. Maka “pangan” harus terpenuhi dengan baik. 

2. Norma 

Orang yang tidak memiliki pakaian, secara norma adalah orang yang terkucilkan, terasingkan. Karena pastinya tanpa pakaian tubuh akan terbuka dan dalam norma itu adalah suatu pelanggaran etika. Maka dari itu kebutuhan sandang harus terpenuhi agar tidak mendapat sanksi normatif seperti dikucilkan, di cemooh dan lain lain. 

3. Faktor Penghasilan 

Jika sudah memiliki pekerjaan tetap orang akan menanyakan mengapa kebutuhna primer belum terpenuhi apalagi hanya untuk makan, tetanga anda yang memberikan padahal anda sudah bekerja. Maka dari itu orang sudah bekerja, pertama kali yang diupayakan adalah pemenuhan kebutuhan primernya. 

4. Kenyamanan dalam hidup 

Jika anda tidak minum tidak makan tentu hidup tidak akan nyaman. Jika seharian tidak makan saja, malamnya mungkin tidak bisa tidur. Hal itu juga akan mengakibatkan penyakit-penyakit bisa mudah untuk masuk. Jika anda tidak berpakaian, kenyamanan anda juga akan terhambat.

Baca Juga :
Misalnya ketika udara sangat dingin dan pakaian anda tidak layak, maka anda akan merasa kedinginan, bisa-bisa anda juga akan jatuh sakit. 

Sedangkan jika anda tidak memiliki “papan” atau rumah kenyamanan hidup anda semakin miris, karena tidak ada tempat berlindung dari terik matahari maupun hujan, serta rentan akan kejahatan.

Sabtu, 20 Juli 2019

Cara Mengatasi Inflasi

Cara Mengatasi Inflasi - Pengertian inflasi adalah suatu keadaan perekonomian berupa kenaikan harga dalam waktu yang panjang. Kenaikan harga pada masa lebaran tidak termasuk dalam kategori inflasi, karena kenaikan harga bersifat sementara. Penyebab terjadinya inflasi karena peredaran uang lebih banyak daripada yang dibutuhkan. Berbagai upaya dilakukan untuk mengurangi dan mengendalikan inflasi. 


Inflasi digolongkan dalam empat golongan, yaitu inflasi ringan, sedang, berat dan hiperinflasi. Inflasi ringan terjadi bila kenaikan harga berada di bawah angka 10% setahun, inflasi sedang antara 10%-30% setahun, inflasi berat antara 30%-100% setahun, dan hiperinflasi atau inflasi tak terkendali terjadi apabila kenaikan harga berada di atas 100% setahun. 

3 CARA MENGATASI INFLASI 

1. Kebijakan Moneter 

Kebijakan moneter merupakan langkah yang diambil pemerintah untuk menjaga kestabilan moneter untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kebijakan ini meliputi : 
  • Penetapan persedian kas : Bank sentral mengambil kebijakan dengan mengurangi jumlah peredaran uang dengan menetapkan persediaan uang yang beredar dan menetapkan persediaan uang kas pada bank-bank. 
  • Kebijakan Diskonto : Bank sentral meningkatkan nilai suku bunga yang bertujuan untuk mendorong masyarakat agar menabung sebagai upaya pengurangan jumlah uang yang beredar. 
  • Operasi Pasar Terbuka : Bank menjual surat-surat berharga seperti SUN (surat utang negara). Dengan menjual surat – surat berharga peredaran uang akan semakin berkurang. 

2. Kebijakan Fiskal 

Kebijakan fiskal merupakan langkah untuk mempengaruhi penerimaan dan pengeluaran pemerintah sebagai upaya mengurangi tingkat inflasi. Kebijakan fiskal antara lain sebagai berikut. 
  • Menghemat Pengeluaran Pemerintah : Pemerintah mengurangi pengeluaran untuk mempengaruhi permintaan barang dan jasa. Penurunan permintaan akan menurunkan harga sehingga akan mempengaruhi inflasi. 
  • Menaikkan Tarif Pajak : kenaikan pajak akan mengurangi tingkat konsumsi masyarakat sehingga akan mengurangi permintaan barang dan jasa. 
3. Kebijakan Lainnya 

Ada cara lain yang dapat dilakukan pemerintah dalam mengendalikan inflasi, yaitu sebagai berikut. 
  • Meningkatkan Produksi dan Menambah Jumlah Barang di Pasar : Pemerintah akan mengeluarkan kebijakan untuk meningkatkan produksi dengan pemberian premi atau subsidi bagi perusahaan yang dapat memenuhi target tertentu. Agar jumlah barang yang beredar bertambah, pemerintah membuka pasar impor dengan menurunkan bea masuk barang impor. 
  • Penetapan Harga Maksimum Untuk Beberapa Jenis Barang : Penetapan harga akan mengendalikan harga yang ada. Penetapan harga ini harus realistis untuk menghindari pasar gelap. 
  • Menjaga Kestabilan Upah : Kestabilan tingkat upah akan menekan kenaikan biay produksi sehingga harga jual barang tidak mengalami kenaikan harga. 
  • Melarang Penimbunan Barang Oleh Pedagang : Penimbunan barnag akan mengakibatkan kelangkaan barang dipasar yang memicu kenaikan harga.

Selasa, 25 Desember 2018

Pengertian, Tugas dan Wewenang bank Sentral

Pengertian, Tugas dan Wewenang Bank Sentral - Pengertian Bank Sentral adalah sebuah lembaga keuangan yang dikelola dan dimiliki oleh pemerintah, memiliki fungsi utama yaitu memberi jaminan agar kegiatan – kegiatan yang dilakukan oleh lembaga atau badan keuangan tersebut mampu menciptakan kondisi ekonomi dalam tingkat yang cukup stabil dan tinggi. 


Menurut UU RI no. 3 tahun 2004 tentang perubahan atas UU RI no 3 tahun 1999, Bank Indonesia adalah sebuah lembaga negara yang bersifat mandiri di dalam menjalankan tugas – tugas dan wewenangnya, tidak mendapatkan pengaruh dari pemerintah serta pihak – pihak lainnya terkait, kecuali yang berhubungan dengan hal – hal secara tegas diatur pada undang – undang. 

Tugas – Tugas Bank Indonesia 

Ditetapkannya Bank Indonesia sebagai bank sentral adalah bertujuan untuk mencapai, memelihara dan menjaga kestabilan nilai rupiah dalam peredarannya. 

Dimana untuk mampu melakukan hal – hal terkait yang dimaksud, Bank Indonesia mulai melakukan kebijakan – kebijakan moneter secara konsisten dan berkesinambungan, transparan serta mempertimbangkan kebijakan – kebijakan umum dari pemerintah khususnya pada bidang perekonomian. 

Guna melakukan pencapaian dari tujuan – tujuan yang dimaksud, maka Bank Indonesia dibebani sejumlah tugas – tugas Bank Indonesia, adalah sebagai berikut : 
  1. Melakukan penetapan dan melaksanakan kebijakan moneter. 
  2. Turut serta mengatur dan menjaga terhadap kelancaran dari sistem pembayaran. 
Wewenang Bank Indonesia 

Bank Indonesia mempunyai beberapa wewenang dalam upaya menetapkan lalu melaksanakan kebijakan – kebijakan moneter. 

1. Target – target ‘moneter’ ditetapkan dengan tak lupa memperhatikan sasaran laju ‘inflasi’. 

2. Pengontrolan moneter dilakukan melalui cara – cara yang termasuk ke dalam hal – hal dimaksud tanpa terbatas pada sebagai berikut : 
  • Operasi pasar terbuka ditujukan kepada pasar uang baik itu terhadap rupiah ataupun valuta asing. 
  • Menetapkan tingkat diskonto. 
  • Menetapkan pencadangan wajib minimum. 
  • Melakukan pengaturan secara kredit atau melalui pembiayaan.

Selasa, 04 Desember 2018

Pengertian Dan Contoh Giro

Pengertian Dan Contoh Giro - Apakah yang dimaksud dengan Pengertian Giro serta bagaimana wujud nyata dalam bentuk contoh – contoh ? Lalu apakah perbedaan dari Giro dengan Tabungan ? 


Apabila anda merasa tertarik untuk mengerti serta agak penasaran maka sebaiknya simak uraian singkat dari kami tersebut di bawah ini seputar dunia perbankkan.

1. Pengertian Rekening Giro 

Yang dimaksud dengan ‘Rekening Giro’ adalah merupakan salah satu bentuk simpanan yang dilakukan oleh penabung dalam hal ini adalah bertindak sebagai pihak ketiga yang memiliki sistem dapat dicairkan sewaktu – waktu oleh si pemilik. Cara mencairkan adalah dengan mengeluarkan atau menerbitkan ‘Cek’ atau ‘Bilyet Giro’ dimana penarikan uang yang dilakukan harus berdasarkan atas berapa besar dari masing – masing nominal yang tertera / ditulis dalam Cek atau Bilyet Giro dimaksud. 

Meskipun yang dimaksud dengan Cek dan Bilyet Giro / BG tersebut di atas adalah dikelompokkan ke dalam produk – produk simpanan menyerupai Tabungan pada sebuah bank, Rekening Giro tetap merupakan salah satu produk bank yang menerapkan sistem berbeda dari produk Tabungan. Perbedaan yang dimaksud adalah dalam hal transfer atau penarikan, laporan bulanan, media penarikan dan pengguna. 

2. Bilyet Giro 

Yang dimaksud dengan Bilyet Giro / BG adalah salah satu produk bank yang mempunyai fungsi sebagai sebuah perintah yaitu pemindahbukuan dari nasabah bersangkutan pada suatu bank ke bank lainnya yang masih berhubungan dalam hal sistem / cara. Dimana proses pemindahan sejumlah uang yang berasal dari rekening milik sendiri ke rekening lainnya harus disesuaikan dengan nama yang tertulis / tercantum dalam Bilyet Giro / BG dimaksud. 

2. Cek 

Yang dimaksud dengan Cek adalah selembar surat perintah tertulis dari nasabah kepada bank guna menarik sejumlah tertentu dari dana atas nama si pemilik atau atas rujuk. Dapat difungsikan sebagai Rekening Giro plus / alat pembayaran yang sah di bank. 

3. Cek Atas Nama 

Yang dimaksud dengan Cek Atas Nama adalah Cek yang diterbitkan atas nama sebuah badan hukum atau atas nama seseorang. 

4. Cek Atas Unjuk 

Yang dimaksud dengan Cek Atas Unjuk adalah kurang tertulis nama penerima sehingga siapa saja dapat mengambil / menarik uangnya. 

5. Cek Silang 

Yang dimaksud dengan Cek Silang adalah transaksi yang berfungsi untuk melakukan pemindahbukuan yaitu dengan merubah tunai menjadi non tunai. 

6. Cek Mundur 

Yang dimaksud dengan Cek Mundur adalah terjadinya proses pengunduran tanggal dari penarikan uang yang seharusnya terjadi hari ini. Dimana transaksi keduanya sudah disetujui oleh masing – masing pihak penerima dan pengirim. 

Baca Juga :
7. Cek Kosong 

Yang dimaksud dengan Cek Kosong adalah Cek yang ditarik oleh seseorang terhadap sebuah rekening dimana dana di dalamnya atas penarikan yang dimaksud adalah memiliki masalah yaitu kurang mencukupi. 

Demikian kami menjelaskan kepada para pembaca tentang pengertian dan contoh Giro, semoga bermanfaat !